cerita2marja

Cerita 2.2: Strategi Cerdas Marja

Marja, dengan pendekatannya yang lebih hati-hati dan metode berpikir yang konvensional, mengusulkan untuk mengamati patung itu lebih teliti dan mencari petunjuk di sekitar gua yang mungkin dapat membantu.

Kalian memeriksa gua tersebut dengan cermat dan menemukan serangkaian simbol dan hieroglif di dinding-dindingnya. Simbol-simbol ini tampaknya menceritakan tentang sejarah buku tersebut dan bagaimana patung itu menjadi penjaganya.

Dengan memecahkan teka-teki yang tersembunyi dalam hieroglif, Marja menyadari bahwa untuk mengambil buku itu, seseorang harus membacakan mantra tertentu yang tertera di dinding. Mantra ini tampaknya akan menenangkan roh penjaga dan memungkinkan buku itu diambil tanpa menimbulkan bahaya.

Setelah membacakan mantra dengan hati-hati, cahaya menyelimuti patung itu, dan perlahan patung kembali menjadi batu. Buku itu kini terbebas dari genggamannya. Saat Parangjati mengambil buku itu, sebuah ruangan rahasia terbuka di belakang patung, mengungkapkan lorong yang mungkin membawa ke petualangan selanjutnya.

Kamu ingin jadi siapa untuk kelanjutan petualangan ini:

Jadi Parangjati, meneruskan perjalanan melalui lorong rahasia yang baru terbuka.
+++++++++++++

DONE

Jadi Marja, mempelajari buku yang baru diperoleh untuk memahami isinya. ++++++++++++++

DONE

Jadi Sandiyuda, menyelidiki lebih lanjut gua dan hieroglif untuk informasi tambahan. ++++

DONE

Jadi Tuyul, membawa buku tersebut kembali ke desa untuk meminta bantuan dalam memahaminya.

DONE